PENGERTIAN PERUSAHAAN
Sudah
banyak definisi tentang perusahaan yang dikemukakan oleh para ahli;
yang pada prinsipnya tidak berbeda. Dari definisi yang ada dapatlah
dikemukakan sebagai berikut :
· Perusahaan dapat
didefiniskan sebagai suatu produksi yang menggunakan dan mengkordinir
sumber ekonomi untuk memuaskan kebutuhan dengan cara yang menguntungkan.
Dari definisi perusahaan dapat dilihat adanya 5 unsur yang penting, yaitu :organisasi, produksi, sumber ekonomi, kebutuhan, cara yang menguntungkan.
· Organisasi
Organisasi berasal dari kata organ ( sebuah kata dari bahasa Yunani) yang berartialat. Adanya
satu alat produksi saja belum menimbulkan organisasi. Setelah diatur
dan dikombinasikan dengan sumber-sumber ekonomi lainnya seperti manusia,
bahan-bahan dan sebagainya, timbullah keharusan untuk mengadakan
kerjasama secara efisien, efektif dan dapat hidup sebagaimana mestinya.
Organisasi sebagai suatu bentuk dan hubungan yang mempunyai sifat
dinamis, dalam arti dapat menyesuaikan diri kepada perubahan, pada
hakekatnya merupakan suatu bentuk yang dengan sadar diciptakan manusia
untuk mencapai tujuan yang sudah di perhitungkan.
· Produksi
Dalam
Organisasi tersebut di atas memungkinkan dilakukannya aktivitas
produksi, yaitu semua usaha yang ditujukan untuk menciptakan atau
menaikkan faedah (utility).
a. Produksi Langsung
1. Produksi primer (Ekstratif)
Yaitu usaha-usaha untuk mendapat bahan atau material langsung dari alam.
2. Produksi Sekunder
Yaitu usaha menggunakan bahan atau material untuk meningkatkan faedah atau mengolahnya menjadi barang lain.
b. Kegiatan yang membantu Produksi
Langsung
Selain produksi langsung, terdapat kegiatan lain yang membantunya, disebut produk tersier. Ini
meliputi perdagangan (perdagangan besar , perdagangan kecil, impor, dan
ekspor) dan kegiatan lain seperti distribusi, perbankan, perasuransian,
penelitian pasar dan periklanan.
c. Produksi Tidak Langsung
Produksi
tidak langsung ini tidak menaikkan nilai penggunaan ataupun tidak
langsung dari alam. Sebagai contoh adalah kegiatan yang dilakukan oleh
para akuntan, ilmiawan, polisi dan sebagainya.
· Menggunakan dan Mengkordinir
Sumber-sumber Ekonomi/Faktor-faktor
Produksi
Dalam
unsur yan ketiga ini terkandung pengertian adanya kegiatan atau
aktivitas untuk menjalankan fungsi dan sumber ekonomi. Fungsi-fungsi
yang dilakukan oleh perusahaan antara lain : pembelanjaan, pemasaran,
kepegawaian ,dan sebagainya.
Pada pokoknya sumber ekonomi yang digunakan oleh perusahaan dapat dikelompokkan ke dalam :
a. Manusia
b. Uang
c. Material
d. Metode
Keempat macam sumber ekonomi ini dikenal dengan singkatan 4M ( men, money, material dan method). Produksi
tidak akan terlaksana dengan baik tanpa adanya sumber-sumber tersebut.
Sumber-sumber ekonomi, disebut juga input atau faktor-faktor produksi,
penggunaannya mempunyai konsekuensi bagi perusahaan.
MANUSIA, tidak saja berperanan sebagai tenaga kerja, tetapi sekaligus juga sebagai konsumen.
UANG
merupakan unsur penting untuk menciptakan sejumlah modal. Modal secara
luas dapat didefinisikan sebagai sejumlah uang atau barang yang dibeli
dengan uang tersebut untuk memproduksi barang lain.
MATERIAL merupakan salah satu faktor produksi yang sangat penting untuk kegiatan-kegiatan yang bersifat produktif.
METODE
adalah faktor produksi yan keempat, meliputi ide atau inisiatif yang
bersifat produktif, pengambilan keputusan, penanggungan resiko yang ada,
dan sebagainya. Semua ini ditunjukan untuk mengorganisir dan
mengkoordinir faktor lain yang baik. Orang yang melaksanakan kegiatan
ini disebut wiraswasta (entrepreneur).
Kadang-kadang keempat faktor produksi tersebut hanya digolongkan ke dalam dua kelompok, yaitu :
- Modal (termasuk tanah dan tenaga kerja), dan
- Manajemen
Semua kegiatan yang ada dalam perusahaan ditunjukan untuk membuat
barang dan jasa yang dibutuhkan oleh masyarakat, dan mendistribusikannya
dengan cepat serta efisien agar memperoleh laba. Laba akan didapatkan
apabila perusahaan membut barang dan jasa sesuai dengan selera
masyarakat untuk memuaskan kebutuhannya.
· Kebutuhan
Di
sini pengertian kebutuhan meliputi kebutuhan akan barang dan jasa.
Sebuah perusahaan tidak akan dapat memenuhi semua kebutuhan manusia,
melainkan hanya sebagian saja.
Sedang
sebagian yang lain dipenuhi oleh perusahaan yang lain pula. Misalnya,
perusahaan roti hanya dapat memenuhi kebutuhan akan makanan saja.
· Cara Yang Menguntungkan
Agar
tujuan perusahaan dapat tercapai, maka semua aktivitas yang dilakukan
haruslah menggunakan cara-cara yang menguntungkan, artinya cara yang
ditempuh tersebut harus memperhatikan prinsip efisiensi. Cara yang
menguntungkan bagi perusahaan belum tentu sama baiknya bagi perusahaan
lain.
a. Bidang Operasi
Dalam
hal ini ada perusahaan yang bergerak di bidang pengolah (manufaktur),
perakitan (assembling), perdagang atapun di bidang jasa seperti :
perbankan, pengangkutan, perhotelan, dan sebagainya.
b. Alat Produksi
Di gunakan oleh perusahaan manufaktur berlain dengan alat produksi yang dipakai oleh perusahaan perakitan, perdagangan atau jasa.
c. Tujuan Perusahaan
Tujuan perusahaan ini sangat tergantung pada keinginan para pemilik atau sebagian besar dari penanam modal/pemberi kekayaan.
· Keuntungan maksimal
Jika
sebuah badan usaha yang didirikan merupakan lembaga untuk mengadakan
konsentrasi modal, maka pemilik perusahaan tersebut mengharapkan
diperolehnya pendapatan maksimal dari modal yang ditanamkan.
Selain itu, dengan diperolehoya laba bagi perusahaan sangat membantu tercapainya tujuan-tujuan yang lain, seperti :
- Kelangsungan hidup
- Pertumbuhan perusahaan
- Prestise
Bagi
perusahaaan pengertian laba ini merupakan kelebihan harga jual barang
dan jasa di atas ongkos-ongkos yang dipakai untuk menghasilkannya.
Kemungkinan yang lain adalah sebaliknya, perusahaan akan menderita
kerugian apabila semua ongkos-ongkos melebihi harga jualnya.
Menurut ilmu Ekonomi, pengertian laba berbeda dengan pengertian laba yang telah dikemukakan. Dalam hal ini, laba merupapkan jumlah pendapatan dikurangi jumlah ongkos yang terdiri atas upah pekerja, sewa tanah, dan bunga modal.Bunga
modal menurut Ilmu Ekonomi adalah bunga dari seluruh modal yang
digunakan dalam perusahaan. Sedangkan pengusaha hanya memperhitungkan
bunga bagi modal asing saja. Walaupun demikian perbedaan tersebut tidak
begitu penting.
· Kesejahteraan Anggota
Jika
suatu usaha berbentuk Koperasi di mana koperasi bukanlah merupakan
suatu lembaga untuk mengadakan konsentrasi modal, tetapi konsentrasi
orang, maka tujuan utamanya adalah menciptakan kesejahteraan para
anggotanya.
· Kesejahteraan Masyarakat
Jika
suatu perusahaan dimiliki oleh Pemerintah (Negara), maka tujuan
utamanya adalah menciptakan kesejahteraan masyarakat/umum. Misalnya
dengan menyediakan barang dan jasa vital seperti beras (BULOG), air
minum (PAM), listrik (PLN), dan sebagainya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar